Ips
Kelas 8
1.
Pengaruh Letak
Geografis terhadap Keadaan Alam
·
Wilayah Indonesia beriklim laut, sebab merupakan
negara kepulauan, sehingga banyak memperoleh pengaruh angin laut yang
mendatangkan banyak hujan.
·
Indonesia memiliki iklim musim, yaitu iklim yang
dipengaruhi oleh angin muson yang berembus setiap 6 bulan sekali
berganti arah. Hal ini menyebabkan musim kemarau dan musim hujan di
Indonesia.
2.
Hubungan kondisi fisik wilayah dengan aktivitas
penduduk :
·
Aktivitas
penduduk di wilayah dataran tinggi :
Di dataran tinggi kegiatan ekonomi penduduk cenderung
ke bidang pertanian lahan kering. Ladang pertanian yang dibudidayakan adalah
hortikultura antara lain, sayur-sayuran, buahbuahan, dan tanaman hias.
·
Aktivitas
penduduk di wilayah pegunungan :
Disamping dimanfaatkan sebagai areal hutan, wilayah
pegunungan banyak dibudidayakan perkebunan, seperti kina,karet dan teh.
Penduduk yang bermukim di daerah pegunungan sebagian ada yang bekerja sebagai
buruh perkebunan
·
Aktivitas
penduduk di wilayah dataran rendah :
Dataran randah merupakan daerah tempat untuk
konsentrasi penduduk, karena itu daerah dataran rendah sangat cocok untuk
pemukiman penduduk dengan pola konsentris. Aktivitas penduduk
terdiri atas berbagai jenis, mulai dari pertanian, perikanan tambak, Bidang pertanian,
perkebunan dan perikanan bias dikembangkan karena tersedianya air yang cukup,
disamping iklimnya yang menunjang untuk pertumbuhan tanaman dataran rendah.
Disamping itu bidang industri dan jasa di dataran rendah dapat berkembang
secara optimal,hal ini bisa terjadi karena ditunjang oleh adanya sara dan
prasarana berupa transportasi jalan raya dan jalan kereta api, pusat pertokoan
dan perdagangan serta pendidikan.
·
Aktivitas
penduduk di wilayah pantai :
Penduduk yang bertempat tinggal di pantai tidak selalu
bermata pencaharian sebagai nelayan. Hal ini tergantung pada kondisi pantainya,
jika pantainya curam dan terjal tentu saja akan mencari jalan lain, misalnya
sebagai petani, atau sebagai pencari sarang burung walet, seperti misalnya di
pantai Karangbolong Gombong. Mengapa demikian karena pada pantai yang tebingnya
terjal menyulitkan dipakai sebagai pelabuhan ikan. Tetapi jika pantainya landai
justru mata pencahariannya sebagai nelayan menangkap ikan, karena pantai yang
landai, gelombang laut tidak terlalu besar, baik untuk dijadikan dermaga tempat
berlabuhnya kapal-kapal motor para nelayan.
3. Rasio beban ketergantungan dapat
dirumuskan berikut ini.
Perhatikan contoh berikut!
Diketahui bahwa jumlah penduduk usia produktif sebanyak 133.057.300, jumlah
penduduk belum produktif sebanyak 63.205.600 dan penduduk yang tidak produktif
sebanyak 9.580.100. Berapa rasio beban ketergantungannya?
Jawab:
DR = ((Penduduk belum produktif) + (Penduduk tidak produktif)) / (Jumlah
penduduk usia produktif) x 100
= (63.205.600 + 9.580.100) / 133.057.300 x 100
= 72.785.700/133.057.300 x 100
= 54,70 ≈ 55
Artinya, setiap 100 orang penduduk produktif menanggung beban hidup sebanyak 55
orang yang belum atau tidak produktif.
4.
Latar Belakang terbentuknya persekutuan dagang
belanda
·
Keinginan untuk memonopoli perdagangan.
·
Menghilangkan persaingan antar pedagang Belanda dan
Eropa
5.
Sebab khusus perang Diponegoro :
·
Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite
kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro
memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada
kehidupan keagamaan.
·
Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan
membuat jalan yang menerobos makam leluhur Pangeran Diponegoro.
PILGAN
·
Letak Astronomis adalah Letak Suatu Daerah/Suatu
Wilayah berdasarkan Letak Garis Lintang Dan Garis Bujurnya.
Letak Astronomis Indonesia
{ 6° LU -
11° LS dan 95° BT - 141° BT}
·
Letak geografis adalah letak suatu negara di
permukaan bumi , secara geografis Indonesia terletak di antara 2 benua yaitu
benua Australia dab Bebua Asia & 2 samudra Yaitu Samudra Hindia dan Samudra
Pasifik
·
Pengaruh letak geografis terhadap keadaan
penduduk :
a.
Indonesia dipengaruhi oleh budaya asing, yakni bidang
seni, bahasa, peradaban, dan agama
b.
Indonesia terletak di negara berkembang,
sehingga banyak memiliki mitra kerjasama
c.
Lalu lintas perdagangan dan pelayaran cukup
ramai Pengaruh letak astronomi indonesia
·
Pembagian Waktu Indonesia :
1.
WIB (waktu indonesia barat) meliputi seluruh wilayah
sematera, jawa, kalimantan
2.
WITA (waktu indonesia tengah) meliputi wilayah
nusa tenggara (bali, NNT, NTB), dan sulawesi
3.
WIT (waktu indonesia timur) meliputi wilayah
papua, maluku dan pulau2 kecil sekitar papua.
·
Pengaruh Angin Muson terhadap perubahan musim di
Indonesia :
1.
angin muson barat memberi dampak musim hujan
bagi indonesia(berasal dari wilayah barat bumi. angin membawa kandungan
air)
2.
angin muson timur memberi dampak musin
kemarau bagi indonesia(berasal dari benua australia yang kering)
·
garis pemisah antara fauna bagian barat dan
tengah : "Garis Wallace"
·
garis pemisah antara fauna bagian tengah dan
timur : "Garis Weber"
·
Contoh Jenis Fauna Australis :
1.
Kangguru Pohon
2.
Cendrawasih
3.
Walabi
4.
Kakaktua
5.
Koala
Wilayah persebaran = Maluku
dan Papua
·
Lapisan Tanah :
·
Jenis tanah yang banyak tersebar di Pulau
kalimatan yaitu tanah Gambut.
·
Sumber-sumber Data Kependudukan di Indonesia :
1.
Sensus penduduk
merupakan keseluruhan proses pendataan penduduk
berawal dari pengumulan, pengolahan, penyajian,dan penilaian.
2.
Registrasi penduduk
proses pengambilan / pengumpulan data yang berhubungan
dengan peristiwa peristiwa kependudukan harian.
3.
Survei penduduk
pengumpulan data yang dilakukan untuk pengambilan
sample pada daerah tertentu.
·
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
penduduk:
1.
Tingginya angka kelahiran
2.
Rendahnya angka kematian (mortalitas)
3.
Adanya perpindahan penduduk
·
Pertumbuhan Penduduk Total
T = (L – M) +
(I – E)
Keterangan:
T = pertumbuhan
penduduk
L = jumlah kelahiran
M = jumlah kematian
I = jumlah imigrasi
E = jumlah emigrasi
Contoh soal
Misalkan jumlah kelahiran kasar penduduk Pulau Jawa pada tahun 2003 adalah
50.000 jiwa dan kematian kasar 20.000 jiwa. Diketahui pula jumlah imigrasi ada
15.000 dan emigrasi ada 7,000. Coba hitung pertumbuhan penduduk total Pulau
Jawa pada tahun 2003 tersebut.
T =(L – M) + (I – E)
= (50.000 - 20.000) + (15.000 - 7.000)
= 30.000 + 8.000
= 38.000
·
·
ff